Setan Malaikat Aku Menujumu
Jika Malaikat itu,
angin darat nelayan,
garam di sepiring nasi,
alakazam ali baba,
senyum mimpi di pagi hari,
bau mulut tidur anakku,
betis drupadi lima pandawa,
cahaya yang memelukmu,
atau
seteguk air di tandus ginjalku,
ia, tak ada padaku.
Jika Setan itu.
kucing menari malam hari,
jendela besi semua fantasi,
cermin suara hamlet yang fana,
bom berbunga di stasiun kereta,
kecoa berenang dalam supuku,
kata tak habis di bibirmu,
kemeja kerja hari libur,
atau
nafas menggerit paru-paruku,
ia, tak ada padaku.
Baca Juga : Makna Aksara Jawa
Karena, akulah malaikat itu,
akulah setan itu,
dan bumi menepi,
hingga sayap melesatku
MenujuMu.
Radhar Panca Dahana (2004)
baca juga : jangan marahi aku ibu
untuk muat puisi anda sertakan nama dan tahun
Berpacu Dalam Literasi - Radialogica




