Kata-kata bijak dan mutiara nkcthi

 


(Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini)

"Tidak semua perlawanan bentuknya teriakan. Banyak yang tidak terdengar , tapi buat perubahan."
-nkcthi-

"Mau sampai kapan buang waktunya?."
-nkcthi-

"Kalau semua dibagi di sosial media, terus apa yang disisain untuk diri sendiri dan orang terdekat?."
-nkcthi-

"Bukan orang tua yang berubah, prioritasnya yang bertambah."
-nkcthi-

"Kalau semua merasa kepentingannya yang paling penting, lalu siapa yang paling perlu di dahulukan?."
-nkcthi-

"Selamat berkorban, selamat melepaskan rasa kepemilikan."
-nkcthi-

"Terima kasih sudah bertahan."
-nkcthi-

"Kalau dikasih rasa cape banget pas ngoyo sama kerjaan, mungkin waktunya rehat. Kalau dikasih rasa khawatir karena males-malesan gak tau kerjaan apa, mungkin waktunya kerja keras."
-nkcthi-

"Sabtu ini tidak ada yang datang, mungkin dia sedang senang."
-ktbb-

"Manusia lupa jadi manusia, lagi-lagi ambil peran ke-tuhan-an. Ambil peran dan buat aturan. Berkah seolah jadi hukuman."
-nkcthi-

"Ternyata banyak hal yang terlewati ketika saya terlalu sibuk melihat layar ponsel."
-nkcthi-

"Awan bergerak Usia bertambah Teman berkurang Yang terkasih menua."
-nkcthi-

"Kadang 1+1 = gula pasir. Kadang 1+1 = batu bara. Hidup perlu diperhitungkan. Tapi hasil bukan kuasa."
-nkcthi-

"Bila kita menua dan semakin perasa, semoga bukan cuma tentang menjaga hati sendiri saja."
-nkcthi-

"Pergerakan kecil setidaknya bergerak."
-nkcthi-

"Pulang... Jadi kata paling nyaman setelah proses pencarian panjang."
-nkcthi-

"Ada yang baru sadar setelah memiliki semua. Ada yang baru sadar setelah kehilangan semua."
-nkcthi-

"Tidak hilang masalah dalam semalaman kalau hanya diputar-putar dalam pikiran sendiri. Bicarakanlah..."
-nkcthi-

"Rasanya semua bergerak lebih cepat dari biasanya, kecuali internet."
-nkcthi-

"Mencari, Menikmati, Merawat, Melepaskan."
-nkcthi-

"Mungkin sudah waktunya, berhenti dan selamatkan diri dari mereka yang setengah hati."
-nkcthi-

"Maaf ibu belum semua harapmu terpenuhi, bukan karena tidak sayang. Kita sedang berjuang, mungkin belum sekarang."
-nkcthi-

"Besar harap, ditaruh ke raga lain, saat dipatahkan, baru kita sadar... manusia ya tetap manusia."
-nkcthi-

"Perjalan jadi terasa lebih tenang saat tau kemana arah pulang."
-nkcthi-

"Selama masih menginjak di bumi, sulit rasanya ada yang 100% ideal sesuai keinginan manusia."
-nkcthi-

"Mungkin ada pemikiran yang tak sependapat, mungkin ada kalimat yang tak enak terlompat, mungkin kita tidak sempat berjabat, selamat menjalankan puasa, mohon maaf lahir dan batin."
-nkcthi-

"Semoga perjalanan sering dipermudah, kalaupun sulit, semoga pemandanganya indah."
-nkcthi-

"Kencang lari kejar mimpi, kalau terlalu cepat sampai, apa lagi nanti yang dicari?."
-nkcthi-

Bukan malang yang menjadi musuh dari perjalanan, tapi malas dan menunda berjuang."
-nkcthi-

"Kadang, yang paling merasa jadi korban. Dia penyebab banyak orang berkorban."
-nkcthi-

"Cerah jadi hadiah setelah mendung terlalu panjang."
-nkcthi-

"Kalau katanya usahamu sia-sia, tenang... kerikil di lemparpun jadi gelombang."
-nkcthi-

"Saat dikasih kemudahan, perjuangan berikutnya adalah menghhindari menggampangkan."
-nkcthi-

"Semoga banyak hati melunak, banyak marah mereda, banyak kecewa yang pulih."
-nkcthi-

"Sekali dua kali, kita sedang penuhi mimpi, kalau berkai-kali bisa jadi kita sedang penuhi ego."
-nkcthi-

"Beberapa sibuk jadi sempurna, beberapa sibuk mencari celahnya, beberapa jadi dirinya saja."
-nkcthi-

"Saat semua bergerak terlalu cepat, suka lupa nikmatnya melihat dan merawat."
-nkcthi-

"Pesan bapak membentuk tak meragu, dan pesan ibu jadi energi nomer satu."
-nkcthi-

"Maaf kamu terlalu puitis, dan aku terlalu apatis."
-nkcthi-

"Sulit terasa lebih lama bertahan, menjadi pengingat. Saat yang mudah datang tidak disia-siakan."
-nkcthi-

"Terima kasih sudah lahir ke bumi."
-nkcthi-

"Semoga saat menua nanti, kita tidak mengeras tak beralasan. Berkompromi dengan isi bumi, tanpa kehilangan landasan."
-nkcthi-

"Suatu hari mimpi kita akan terdengar tidak masuk akal untuk sebagian orang."
-nkcthi-

"BENCI jadi solusi untuk yang tidak berusaha kenal dan paham."
-nkcthi-

"RASA itu seperti tanaman. Harus dirawat dan dijaga. Kalau tidak, ya...pasti mati dan hilang."
-nkcthi-

"Dua ratus ribu lebih teman cerita , Terima Kasih Ya!."
-nkcthi-

"Nafas sebentar, apa sih yang dikejar?."
-nkcthi-

"Di bumi banyak orang baik, tapi kita masih perlu lebih banyak lagi."
-nkcthi-

"Karna yang gak dijaga akan hilang, dan yang gak disimpan, diambil orang."
-nkcthi-

"Kalau nanti kita berselisih paham tolong diingatkan untuk kompromi, Bukan lari."
-nkcthi-

"Kadang cukup itu lebih dari cukup."
-nkcthi-

"Jangan mudah tersinggung di bumi . . . bukan cuma kamu yang punya perasaan."
-nkcthi-

"Jalan yang jauh, jangan lupa pulang."
-nkcthi-

"Senang lihat mereka berusaha di tengah sulitnya. Beruntung memang bukan punya semua orang. Jadi . . . Selamat berjuang."
-nkcthi-

"Kita jaga diri, kita saling jaga"
-nkcthi-

"Untuk semua kebaikan yang ditunda, hari ini kita belajar, waktu bukan milik manusia."
-nkcthi-

"Bagaimana caranya kalian bertahan hidup beberapa waktu kedepan."
-nkcthi-

"Nanti saat waktunya tiba dan semuanya sudah reda. Kita bangkit lagi dan kejar semua mimpi yang tertunda."
-nkcthi-

"Karantina manusia jadi ruang nafas untuk bumi."
-nkcthi-

"Berjuang pagi dan malam untuk senangnya hati mereka."
-nkcthi-

"Teman jadi tempat melepas lelah, membagi senang juga pengingat seberapa jauh sudah berjalan."
-nkcthi-

"Kematian mengingatkan, menghargai hadir dan mempersiapkan untuk pulang."
-nkcthi-

"Banyak (terima kasih) yang tertunda disampaikan, semoga lebih banyak rasa berani disampaikan."
-nkcthi-

"Semoga banyak doa baik yang mendekat tepat, pada waktunya."
-nkcthi-

"Tidak semua kasih bentuknya kata, kadang tindakan kecil bicara lebih."
-nkcthi-


Sumber : nkcthi

No comments: